SOAL IGD 2008

bosoal IGD

1. Bagaimana pengaruh Jarak kelahiran yang terlalu rapat terhadap anak tersebut?

Jawab:

Banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa banyak anak yang menderita gangguan gizi oleh karena ibunya sedang hamil lagi atau adiknya yang baru telah lahir, sehingga ibunya tidak dapat merawatnya secara baik.

Anak yang dibawah usia 2 tahun masih sangat memerlukan perawatan ibunya, baik perawatan makanan maupun perawatan kesehatan dan kasih sayang, jika dalam masa 2 tahun itu ibu sudah hamil lagi, maka bukan saja perhatian ibu terhadap anak akan menjadi berkurang.akan tetapi air susu ibu ( ASI ) yang masih sangat dibutuhkan anak akan berhenti keluar.

Anak yang belum dipersiapkan secara baik untuk menerima makanan pengganti ASI, yang kadang-kadang mutu gizi makanan tersebut juga sangat rendah, dengan penghentian pemberian ASI karena produksi ASI berhenti, akan lebih cepat mendorong anak ke jurang malapetaka yang menderita gizi buruk, yang apabila tidak segera diperbaiki maka akan menyebabkan kematian. Karena alasan inilah dalam usaha meningkatkan kesejahteraan keluarga, disamping memperbaiki gizi juga perlu dilakukan usaha untuk mengatur jarak kelahiran dan kehamilan.

2. Bagaimana menjelaskan kepada orang tua yang anaknya mengalami gangguan gizi?

Jawab:

Bila kekurangan gizi, anak akan mudah sekali terkena berbagai macam penyakit, anak yang kurang gizi tersebut, akan sembuh dalam waktu yang lama. Dengan demikian kondisi ini juga akan mempengaruhi perkembangan intelegensi anak. Untuk itu, bagi anak yang mengalami kurang gizi, harus dilakukan upaya untuk memperbaiki gizinya.

Upaya-upaya yang dilakukan tersebut antara lain adalah meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai gizi, melakukan pengobatan kepada si anak dengan memberikan makanan yang dapat menjadikan status gizi si anak menjadi lebih baik. Dengan demikian, harus dilakukan pemilihan makanan yang baik untuk si anak. Makanan yang baik adalah makanan yang kuantitas dan kualitasnya baik. Makanan dengan kuantitas yang baik adalah makanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan si anak. Misalnya, memberi makanan si anak berapa piring sehari adalah sesuai kebutuhannya. Dan akan lebih baik jika memberikan vitamin dan protein melalui susu. Bagi keluarga yang tidak mampu, bisa menyiasatinya, misalnya mengganti susu dengan telur. Kemudian, makanan yang kualitasnya baik adalah makanan yang mengandung semua zat gizi, antara lain protein, karbohidrat, zat besi, dan mineral. Upaya yang terakhir adalah dengan mengobati penyakit-penyakit penyerta.

3. Bagaimana menjelaskan kepada seorang klien mu yang ingin melakukan diet rendah karbohidrat, tapi klien mu ini bingung, karena ada desas-desus bahwa diet rendah karbohidrat itu merupakan diet kontroversi.

Jawab:

Yang pertama dijelaskan kepada klien adalah apa itu diet. Diet adalah pengaturan makanan dengan tujuan tertentu, apakah untuk menurunkan berat badan atau guna mengobati penyakit tertentu. Lalu dikaitkan dengan penjelasan diet rendah karbohidrat, yaitu diet yang membatasi sumber karbohidrat.

Diet rendah karbohidrat memang awalnya sangat menggembirakan bagi orang-orang yang sedang dalam program penururan berat badan. Menurut penelitian, pada enam bulan pertama, berat badan bisa turun drastis, terutama dalam waktu dua atau tiga bulan pertama. Meski penurunannya pada setiap orang berbeda-beda, dalam enam bulan, berat badan bisa turun sampai 10 kg! Namun, setelah enam bulan, berat badan cenderung turun pelan dan sedikit sekali. Jika akan diturunkan lagi biasanya susah.

Bukti ilmiah keampuhan diet rendah karbohidrat diperoleh para ilmuan di Stanford University seusai studi selama satu tahun. Diet ini terbukti tidak berdampak negatif terhadap metabolisme tubuh, dan dapat menurunkan berat badan 2 kali lipat lebih efektif dibandingkan diet rendah lemak-tinggi karbohidrat LEARN (Lifestyle, Exercise, Attitudes, Relationships, and Nutrition).

Akan tetapi terdapat beberapa kelemahan dari diet rendah karbohidrat yaitu:

· Diet rendah karbohidrat dengan konsumsi tinggi protein bisa menyebabkan gangguan keseimbangan kalsium dan bisa menurunkan fungsi ginjal,

· Makanan tinggi protein adalah sumber kolesterol dan lemak jenuh yang tinggi, bisa menyebabkan hiperkolesterol (tinggi kolesterol), menambah risiko penumpukan lemak berlebihan, dan penyumbatan pembuluh darah

· Meningkatkan resiko batu ginjal, asam urat, dehidrasi dan konstipasi

Maka dari itu, dianjurkan diet gizi seimbang dan rendah kalori.

Dalam diet ini, kita tetap mengonsumsi makanan lengkap di mana terdapat sumber karbohidrat, protein, dan lemak. Jadi, komposisinya lengkap, tetapi jumlahnya dikurangi. Tidak seperti diet rendah karbohidrat, dalam diet gizi seimbang semuanya berimbang, mulai dari karbohidrat, lemak, dan protein. Sehingga tidak terjadi gangguan metabolisme dan lebih aman. Yang perlu diingat, tidak ada program pelangsingan tubuh yang sukses jika tidak di combine dengan olahraga teratur.

4. Mengapa Gizi disebut sebagai Pendukung Otak?

Jawab:
Asam lemak esensial omega 3 merupakan zat yang berperan vital dalam proses pertumbuhan sel-sel neuron otak untuk bekal bayi yang dilahirkan. Ibu hamil masa kini dapat mengonsumsinya melalui banyaknya produk susu khusus ibu hamil. Asam alfa linoleat (LNA), eikosapentaetonat (EPA) serta dohosaheksaenoat (DHA) adalah tiga bentuk asam omega 3 yang telah masuk dalam proses elongate (dipanjangkan) dan desaturate (diubah menjadi tidak jenuh).

Asam lemak omega 3 banyak terdapat dalam ikan atau minyak ikan. Begitu juga protein yang terdapat pada kacang-kacangan, telur, dan ikan.

Sementara zat besi tidak kalah penting dalam menunjang kerja otak. Kekurangan zat besi bisa mengurangi produksi sel darah merah. Remaja perempuan yang kurang mengonsumsi zat besi cenderung mempunyai IQ rendah, demikian hasil riset terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari King’s College, London. Ada hubungan signifikan antara rendahnya level hemoglobin dengan performance mental seseorang.
Hemoglobin adalah protein yang terdapat dalam sel darah merah yang memainkan peran penting dalam transportasi oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Maka zat besi menjadi komponen esensial bagi hemoglobin. Tanpa mendapat tambahan zat besi maka tubuh kita tidak mampu menghasilkan jumlah sel darah merah yang cukup.
Inilah mengapa perempuan hamil dan perempuan pekerja membutuhkan asupan zat besi. Perempuan hamil memerlukannya dua kali lebih banyak dari saat dirinya tidak hamil. Sedangkan perempuan pekerja membutuhkan tambahan zat besi karena di samping melakukan kegiatan sehari-hari yang lumayan keras, ada masa menstruasi yang menyebabkan mereka terancam anemia.

Riset yang dilakukan Dr. Michael Nelson dari Inggris membuktikan bahwa perempuan pekerja yang menderita anemia mempunyai poin IQ lebih rendah daripada yang tidak menderita anemia.

”Untuk mendapatkan zat besi secara alamiah bisa dengan cara memakan sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan dan ikan. Jika memang mampu akan lebih baik didukung dengan asupan zat besi yang sudah banyak dijual bebas,”

Sementara Dr. Nelson menjelaskan bahwa korelasi antara zat besi dengan kecerdasan sangat sederhana. Kurangnya zat besi akan mengurangi jumlah hemoglobin. Otomatis hal ini membuat suplai oksigen terhambat ke otak dan membuat otak tidak bisa bekerja secara optimal. Bagaimanapun juga jumlah enzim yang mengatur sinyal transmisi ke otak juga bergantung pada zat besi. ”Penyerapan zat besi akan lebih efektif jika kita juga mengonsumsi vitamin C dalam jumlah cukup,”

5. Coba jelaskan keterkaitan antara malnutrisi dan demam?

Jawab:

Kesanggupan tubuh untuk menghasilkan respons demam tergantung pada ketersediaan energi yang dibutuhkan untuk meningkatkan metabolisme seluler dan mekanisme yang dibutuhkan untuk menurunkan kehilangan panas. Kedua factor akan terganggu oleh malnutrisi umum. Ketersediaan N yang disimpang dan depot lemak akan menurun dalam kondisi malnutrisi. Kelaparan menyebabkan pengurangan massa tubuh, yang akan terjadi tanpa banyak mengurangi luas permukaan tubuh.

Hal ini menyebabkan lebih sukar untuk mengurangi kehilangan panas secara langsung melalui kulit. Ganggan mekanisme kehilangan panas yang sama menyebabkan problem walaupun pasien yang lapar tidak panas.

Demam, dikenal sebagai mekanisme defensive tubuh yang relative lemah. Tinggi dan lamanya demam, merupakan dua factor penting yang berkontribusi pada kehilangan zat makanan selama infeksi akut; kehilangan tersebut dapat memulai terjadinya kwashiorkor pada anak-anak yang sebelumnya berstatus marjinal.

Usaha pengobatan infeksi modern adalah menghilangkan mikroorganisme penginvasi secepat mungkin dan mempertahankan homeostatis seluruh cairan tubuh dan proses fisiologi perkembangannya sebaik mungkin.

~ by bohkasim on December 29, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: